Rabu, 03 November 2010

sejarah perkembangan dan kegunaan internet


KEGUNAAN INTERNET
Internet dapat digunakan sebagai sarana pertukaran informasi dari satu komputer ke komputer lain, tanpa dibatasi oleh jarak fisik kedua komputer tersebut. Dua komputer yang sama-sama terhubung ke internet dapat saling berkomunikasi satu sama lain, atau mempertukarkan data dan informasi. Akses dan pertukaran informasi tersebut dilakukan dalam waktu yang sangat cepat.
Internet menjadi salah satu pemicu terjadinya globalisasi karena telah menghilangkan batas-batas dunia. Internet memungkinkan kita dapat mengakses infor­masi yang tersimpan di komputer di belahan dunia lain. Internet telah membuat dua orang dari belahan Bumi yang berbeda dapat berkomunikasi tanpa dibatasi oleh batas-batas negara, waktu, jarak, dan hukum atau birokrasi suatu negara.
Dari aplikasi-aplikasi yang ada di internet, maka sampai saat ini kegunaan internet yang dapat kita rasakan adalah sebagai berikut.
1.      Sarana untuk mendapatkan dan menyampaikan informasi yang cepat dan murah. Hal ini didapatkan dengan menggunakan aplikasi e-mail, www, newsgroup, FTP, dan Gopher.
2.      Mengurangi biaya kertas dan biaya distribusi. Misalnya, koran nasional dapat dicetak di daerah, koran masuk internet, majalah, brosur, dan sebagainya.
3.      Sebagai media promosi, internet dimanfaatkan untuk beriklan dan menampilkan profil perusahaan serta produk-produknya.
4.      Sarana komunikasi interaktif, seperti pada e-mail, dukungan pelanggan de­ngan www, konferensi video, IRC, telepon via internet.
5.      Sarana penelitian dan pengembangan (Research and Development). Sarana untuk mempertukarkan data.
Sejarah Perkembangan Internet
Pada tahun 1960-an Departemen Pertahanan Amerika Serikat khawatir akan kemungkinan terjadinya perang nuklir. Hal ini membuat dimulainya penelitian untuk menghubungkan komputer-komputer yang dimiliki departemen pertahanan dalam satu instalasi. Komputer tersebut diharapkan dapat saling berkomunikasi tetap bertahan jika perang benar-benar terjadi. Pada bulan Oktober 1962 mulailah program riset komputer di ARPA (Advanced Research Projects Agency) dengan Joseph Licklider sebagai ketua program pertama.
Pada tahun 1965 dengan bantuan dana dari ARPA, Larry Robert dan Thomas Marill mencoba membuat koneksi Wide Area Network yang pertama. Mereka menghubungkan komputer TX-2 di MIT dengan komputer Q-32 di Santa Monica melalui, telepon. Dari percobaan tersebut disimpulkan bahwa jaringan telepon dapat melewatkan data, namun tidak efisien karena menghabiskan bandwidth dan mahal. Kleinrock memprediksikan model pengiriman paket data merupakan komunikasi antardua komputer yang paling memungkinkan.
Pada tahun 1966 Bob Taylor dari ARPA menerima bantuan dana dari beberapa universitas di Amerika Serikat untuk melakukan percobaan membuat jaringan yang menghubungkan komputer-komputer dari sejumlah universitas yang mendanai percobaan ini. Tiga tahun kemudian jaringan tersebut berhasil dibuat yang disebut sebagai ARPANET. Jaringan itu kemudian menjadi cikal bakal lahirnya internet.
Pada bulan Juni 1970 beberapa universitas dan lembaga lain, seperti MIT, Harvard, BBN, dan Systems Development Corp (SDC) di Santa Monica, ikut bergabung. Selanjutnya, pada bulan Januari 1971 giliran Stanford, Lincoln Labs milik MIT, Carnegie-Mellon, dan Case-Western Reserve University ikut bergabung.
Pada tahun 1971 the  Working Group menyelesaikan protokol Telnet. Protokol yang digunakan untuk mengakses sebuah komputer dari jarak jauh. Selain itu, Network Working Group membuat kemajuan pada standar File Transfer Protocol (FTP), protokol yang digunakan untuk mendownload file.
Pada tahun 1972, Ray Tomlinson dari BBN menulis program yang dapat mengirimkan surat secara elektronik melalui ARPANET. Tomlinson menggunakan simbol @ (dibaca: et) untuk menghubungkan nama pengguna (username) dan alamat e-mail (e-mail address). Pada akhir tahun 1980-an, simbol @ kemudian digunakan sebagai standar di seluruh dunia.
Pada tahun 1989 jumlah jaringan yang tergabung ke internet berkemband dengan pesat. Di bulan Januari jumlah jaringan yang terhubung ke internet jsebanyak 80.000 buah kemudian bertambah menjadi 130.000 buah di bulan Juli dan melebihi 160.000 buah di bulan November. Beberapa negara, seperti Australia, Jerman, Israel, Italia, Jepang, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, dan Inggris terhubung dengan internet.
Pada tahun 1990 ARPANET resmi ditutup. Jaringan tersebut telah berkembang dari 4 jaringan komputer yang tergabung di dalamnya menjadi 300.000 jaringan. Negara-negara yang tergabung dalam jaringan internet telah mencakup Argen­tina, Austria, Belgia, Brazil, Chile, Yunani, India, Irlandia, Korea Selatan, Spanyol dan Swiss. Beberapa aplikasi internet, seperti Archie, Gopher, dan WAIS mulai dipergunakan.
Pada tahun I993dikembangkan aplikasi  browsing yang disebut Mosaic oleh  Marc Andreessenbersama timnya di National Center for Supercomputing Applications (NCSA). Addreessen kemudian keluar dari NCSA dan menjadi otak di belakang Netscape Corp yang kemudian membuat Netscape, browser yang paling sukses. Sampai akhirnya Microsoft mengembangkan Microsoft Internet Explorer.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar